Langsung ke konten utama

Azab Bagi Orang Penimbun Masker !!!

 

Keburukan itu bersumber dari kebodohan dan hawa nafsu

      Keburukan itu berasal dari kebodohan dan ke zoliman kerena orang tidak akan melakukan keburukan kecuali karena tidak tahu kepada keburukan itu sendiri atau karena nafsu dan kecondongan pada yang buruk. Orang tidak akan meninggalkan kebaikan kecuali karena ketidaktahuannya bahwa itu wajib atau karena ia tidak senang pada kebaikan. Pada hakekatnya semua keburukan itu kembali pada kebodohan. Karena orang yang memiliki ilmu akan tahu itu akan membahayakanya. Oleh karena itu dia tidak tertarik melakukanya. Inilah keistimewaan orang berakal. Dan orang berilmu akan tahu bahwa keburukan itu akan membahayakan baginya. Seperti diam ditempat tinggi atau menyelam sungai. 
          Dan orang yang tidak berilmu seperti anak kecil, orang yang gila, orang lupa dan orang lalai, tidak akan tahu bahwa itu semua membahayakanya. Oleh karena itu mereka melakukanya.
Begitu juga dengan Sang penimbun Masker: Apabila penimbun masker itu tahu bahwa jika ia tertangkap ia akan di penjara bahkan yang lebih bahaya lagi kemungkinan ia akan dihakimi oleh masyarakat yang tidak suka dengan dirinya, jika ia tahu resiko itu semua tentu ia tidak akan melakukanya. Begitu juga siksa : Apabila pelaku dosa tahu bahwa dosa yan dilakukannya itu akan mendatangkan bahaya baginya, maka dia tidak akan melakukanya . Kadang-kadang orang tidak tahu bahwa itu haram dan tidak tahu akibat yang akan ditimbulkannya.

Lalai dan Nafsu Merupakan Sumber Keburukan

      Lalai dan nafsu merupakan pangkal dari keburukan. Seperti yang telah difirmankan oleh Allah SWT: " Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan keadaanya telah melampau batas " (QS. al-Kahfi: 28).  Dari firman Allah swt tadilah kita dapat mengambil sebuah pelajaran, bahwa orang-orang yang melakukan sebuah kemungkaran itu adalah orang-orang yang telah lalai hatinya dari allah swt, seperti orang-orang yang rela menimbun masker untuk mendapatkan keuntungan yang lebih, padahal hal tersebut merugikan orang lain, dimana banyak orang yang tidak sanggup membeli masker tersebut dengan harga yang mahal dikarenakan masker-masker yang langkah akibat ditimbun tadi.
      Oke kembali lagi dengan pembahasan, Hawa nafsu sendiri tidak akan mengakibatkan jelek kecuali nafsu itu disertai kebodohan orang yang memiliki nafsu. Jika orang tahu bahwa kejelekan itu akan membahayakan pada dirinya, maka orang itu akan menghindarinya. Karena Allah menjadikan jiwa yang senang kepada yang bermanfaat dan benci pada sesuatu yang membahayakannya.
       Oleh karena itu manusia mempunyai sifat orang yang berakal, bernapsu, dan berhajat. Siksa yang besar itu datangnya dari setan bukan dari jiwa, karena setan telah menguasai jiwa itu untuk berbuat kejelekan.

       "Terimakasih untuk teman-teman yang telah berkunjung ke pusatperadapan.blogspot.com harapan kami teman-teman dapat menyimpulkan apa isi dari artikel ini di kolom komentar dan membagikan ke teman-teman lainya."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hikmah Puasa Ramadhan

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Hay sobat pada kali ini kita akan membahas mengenai hikmah dari puasa Ramadhan : Ada beberapa hikmah yang dapat kita ambil dalam puasa di bulan Ramadhan : 1 # Agar Selamat dari Badai Fitnah  Fitnah-fitnah atau berbagai ujian yang terjadi itu bagaikan banjir bandang.angin topan.  DanTidaklah mungkin selamat darinya kecuali dengan berpegang teguh terhadap Sunnah (tuntunan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam). Dan tidaklah mungkin engkau dapat berpegang teguh dengan Sunnah tersebut kecuali jika engkau mengetahuinya terlebih dahulu. Jadi, kalau mau selamat dari berbagai fitnah, maka hendaknya kita berpegang teguh sunnah, diawali dengan mempelajari, memahami dan kemudian mengamalkan serya mengajarkannya. 2 # Agar Kamu Bertakwa Disaat teriknya siang hari bulan Ramadhan engkau sangat merasakan lapar, sedangkan makanan ada di hadapanmu dan tidak ada seorang pun manusia yang melihat, akan tetapi engkau tidak berani mengam...

Masalah Hati

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Bissmillah, hay kawan pada kali ini saya akan membahas mengenai hati, dimana peran hati bagi seluruh anggota badan ibarat raja bagi para perajuritnya. Semua bekerja berdasarkan perintahnya. Semua tunduk kepadanya. Karena perintah hatilah, istiqomah dan kemungkaran akan terjadi. Rosullulah Bersabdah : " Ketahuilah, didalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik, baik pulalah seluruh tuhuh. Dan apabila ia rusak, maka rusak pulalah seluruh tubuh. Ketahuilah itu adalah hati" Hati adalah raja, Seluruh tubuh adalah pelaksana titah-titahnya, siap menerima hadiah apa saja. Aktivitas tidak dinilai benar jika tidak diniatkan dan dimaksudkan oleh sang hati. Di kemudian hari, hati akan ditanya tentang para perajuritnya. Sebap setiap pemimpin akan bertanggung jawab apa yang telah dipimpinya.. Maka, pembenaran dan pelurusan hati merupakan perkara yang paling utama untuk diseriusi oleh orang-orang yang menempuh jalan menuju Al...

ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Kembali lagi teman-teman dengan saya, disini kita akan melanjutkan pembelajaran mengenai basis data. Sebelum membahas lebih lanjut sebaiknya kita perlu mengetahui apa itu Entity Relationship Diagram. Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan data dari suatu organisasi, biasanya oleh system Analys dalam tahap analisis persaratan proyek pengembangan system. Disini kita akan membahas hubungan / relationship menyatakan keterkaitan antara entitas satu dengan yang lain. Jenis-jenis hubungan : 1. One-to-one 2. One-to-many 3. Many-to-one 4. Many-to-many Notasi-notasi ERD yang menyatakan hubungan antar tabel dapat dinyatakan dalam bentuk diamond/wajik sbagai berikut : Di dalam notasi ini ditulis kata kerja yang menjadi penghubung dua entitas. Kardinalitas. Kardinalitas menyatakan banyaknya baris data suatu entitas yang terkait dengan baris data pada table ya...