Salah satu cara efektif dalam membentuk karakter bangsa dengan mengenal tokoh-tokoh terkenal didunia. Para tokoh ini tentunya tokoh-tokoh yang membangun peradapan. Mereka sudah teruji dan terukur kualitasnya. Mereka diakui oleh umat manusia. Mereka patut dijadikan teladan.
Salah satu manusia yang dapat kita jadikan teladan ia adalah Utsman Bin Affan.
Utsman Bin Affan adalah sahabat sekaligus menantu dari Rosullulah Saulallahu alaihiwassalam. Beliau adalah khulafaur Rasyidin. Pengertian Khulafaur Rasyidin adalah pemimpin umat islam yang menggantikan setelah Rosullulah tiada dan telah mendapat petunjuk dari Allah Ta'ala.
Ustman bin Affan lahir tahun 574 - 656 atau 12 Dzulhijjah 35 H, ayahnya bernama Affan bin Abi al-Ash bin Umayyah dan ibunya bernama Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Ustman bin Affan ini termasuk orang yang mula-mula memeluk agama islam.
Ustman bin Affan memiliki banyak kemuliaan dan pengorbanan yang sangat besar dalam membela Rosullulah dan agama Islam. Dari semua kebaikan dan kemuliaan yang ia punya, sifat dermawan ini adalah amalan yang paling membekas dan sangat bermanfaat dirasakan oleh umat islam, bahkan hingga sampai detik ini. Bagaimana bisa? Bukankan ustman bin Affan telah meninggal dunia.
Mari kita ulas sedikit kisah perjuangannya!!!
Utsman bin Affan adalah seorang pemuda yang kaya raya, ia memiliki harta dan usaha perdagangan yang sukses. Pada suatu hari , masyarakat Madinah mengalami kekurangan sumber air bersih. Kemarau yang panjang membuat sumur-sumur menjadi kering. Kecuali Sumur lalaki yahudi ini sangat jernih dan melimpah airnya. Namun sayangnya, lelaki Yahudi ini sangat pelit dan rakus.
Lelaki yahudi menetapkan harga mahal untuk membeli air sumurnya, sehingga banyak masyarakat yang tidak mampu membelinya. Dampaknya, masyarakat menjadi kehausan hingga terserang berbagai penyakit.
Rosullulah mengetahui hal tersebut dan kemudian bersabdah : " Barang siapa yang menyedekahkan mata air ini, maka allah akan membangunkan mata air di surga" (HR. Bukhari) .
Ustman bin Affan sang dermawan langsung bergegas membeli mata air tersebut, awalnya lelaki Yahudi hanya menjual separuhnya dengan harga yang mahal kepada ustman bin Affan, dengan ketentuan 2 hari air sumur itu milik Ustman bin Affan dan 2 bari besoknya milih orang yahudi tersebut dan begitu seterusnya.
Ustman bin Affan lalu mengizinkan semua masyarakat mengambil air bersih secara cuma-cuma di dua hari jatah sumur Ustman bin Affan , hal tersebut membuat tidak ada lagi masyarakat yang membeli air di waktu jatah milih orang yahudi, dan ini membuat orang yahudi menjual sepenuhnya sumur tersebut kepada Ustman bin Affan tentunya dengan harga yang mahal.
Dan Sumur ini sampai sekarang masih terus di gunakan dan akan selalu menjadi ladang pahala untuk Ustman Bin Affan .
Semoga kita dapat meniru sifat Ustman bin Affan sang dermawan untuk menolong orang lain.
Kisah ini penulis ambil dari buku 55 tokoh dunia terkenal dan paling berpengaruh sepanjang zaman.
Dan Sumur ini sampai sekarang masih terus di gunakan dan akan selalu menjadi ladang pahala untuk Ustman Bin Affan .
Semoga kita dapat meniru sifat Ustman bin Affan sang dermawan untuk menolong orang lain.
Kisah ini penulis ambil dari buku 55 tokoh dunia terkenal dan paling berpengaruh sepanjang zaman.

Komentar
Posting Komentar